Latest News


More

Posted on : Senin, 23 Maret 2015 [0] comments Label: , , ,

HIBAHKAN SEPEDA ONTEL SETELAH MENANG MOTOR

by : komputer
Gresik. Pemenang sepeda motor wajib hibahkan sepeda ontelnya kepada yatim piatu. Sebuah syarat yang ‘nyleneh’ tapi disinilah pelajaran saling berbagi yang diterapkan Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim saat berlangsungnya acara funbike di Halaman Kantor Bupati Gresik, Minggu (22/3/2015).

Ada 4 orang yang memenangkan motor saat pengundian doorprise funbike kemarin. Masing-masing Alif Bagas Pratama siswa SD Bedilan 1, Andre Lesmana asal Cerme, Suhartono asal Kembangan Kebomas, dan M. Yahya asal Benjeng. Mereka adalah orang yang beruntung diatara 8000 peserta funbike yang digelar Pemkab Gresik dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik ke 41 dan Hari jadi kota Gresik ke 528.

Sebelum memberangkatkan peserta di garis start di halaman kantor Bupati Gresik, Bupati dan wakil Bupati Gresik Sambari Qosim menyampaikan kepada seluruh peserta untuk membuat kesepakatan. Bagi siapa saja yang memenangkan motor, maka wajib menghibahkan sepeda yang dipakainya kepada yatim piatu. “Setuju………..” jawa peserta serempak. Seketika itu Sambari-Qosim memberangkatkan para peserta.

Selepas dari halaman kantor Bupati, peserta melewati jalan Wahidin Sudirohusodo. Tepat sekitar 3 kilometer yaitu di Pos pertama yang berada di Kantor Lemcadika peserta mendapat kupon ke I. lalu peserta melaju melewati jalan Kartini dan masuk Jalan Jaksa Agung Suprapto. Tepat di halaman WEP yang di jadikan pos ke II, kupon kedua dibagikan. Praktis masing-masing peserta mendapat 2 kupon undian.

Peserta melaju masuk jalan A. Yani, lalu masuk jalan Tridarma kemudian masuk jalan Fatimah Binti Maimun. Peserta melaju melewati Jalan Sumartera GKB Gresik lalu belok kanan menuju Jalan Wahidin kembali terus masuk kemabali kekantor Bupati Gresik sebagai garis akhir (finish). Disinilah para peserta menyerahkan 2 kupun yang didapat untuk diundi.

Menurut Kepala Bagian Humas Suyono, Panitia menyediakan sebanyak 160 hadiah yang 4 diantaranya berupa sepeda motor sebagai hadiah utama. Selain itu ada puluhan sepeda gunung, lemari es, tv. Kipas angin, setrika dan ratusan hadiah yang lain. “Hadiah-hadiah tersebut selain dari kantor dinas juga berasal dari sponsor”ungkap Suyono.

Salah seorang pemenang hadiah motor yang dipanggil pertama kali yaitu anak Alif Bagas Pratama hampir tak percaya mendengar nomernya disebut dan memenangkan hadiah motor. Ketika ditanyakan tentang kesepakatan memberikan hadiah sepeda ontelnya kepada yatim piatu, Alif gak berani memutuskan. Maka pihak panitia menghubungi ayah Alif dirumah melalui telepon.

Saat diteleponpun orang tua Alif sempat gak percaya,”Ojok guyon” ujarnya seperti yang ditirukan oleh kabag Humas Pemkab Gresik Suyono. Setelah dijelaskan, maka orang tua Alif merelakan untuk memberikan sepeda ontel kepada Yatim Piatu. “Enggeh pak, boten nopo-nopo sepeda engkole dihibahkan. Alhamdulillah” ungkap orang tua Alif seperti yang disampaikan Suyono.
Arz Team
Posted on : Selasa, 10 Maret 2015 [0] comments Label: , , , ,

SAMBARI-QOSIM AJAK FORPIMDA GRESIK ZIARAH WALI

by : komputer
Gresik, Jatim regional . Selain menghadirkan Band Kotak dari Jakarta dan OM Monata pada resepsi Hari Ulang Tahun Kota Gresik ke 528 pada malam nanti, Pemkab Gresik juga menggelar sederetan acara ritual keagamaan pada Selasa pagi (10/3/2015).

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim melakukan ziarah ke makam para Auliyah yang ada di Gresik. Diawali dari Makam Mbah Sunan Giri. Bersama anggota Forpimda Gresik, mereka berdua tampak khusuk berdoa yang diikuti juga oleh rombongan yaitu Pejabat Pemkab Gresik.

 
Selepas dari Makam Sunan Giri, rombongan bergeser ke Makam Sunan Prapen yang letaknya masih berada di Komplek Makam Sunan Giri. Makam cucu Sunan Giri tersebut letaknya tidak jauh dari makam Sunan Giri yaitu sekitar 50 meter kearah barat. Disanapun rombongan yang dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim melantunkan doa bersama.

Selanjutnya rombongan keluar komplek Makam Sunan Giri selanjutnya rombongan bergeser menuju ke  Gresik kota yaitu ke Komplek Makam Maulana Malik Ibrahim di Gapurosukolilo. Di komplek pemakaman ini setidaknya ada 2 tempat yang selalu didatangi saat memperingati hari jadi kota Gresik, yaitu Makam Maulana Malik Ibrahim dan makam KRT Poesponegoro.

Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim adalah bagian dari Para penyebar agama Islam di Pulau Jawa atau disebut walisongo. Sedangkan KRT Poesponegoro adalah Bupati Gresik yang pertama. Beliau menjabat Bupati Gresik pada 1669 – 1732. Pada kesempatan itu, Bupati menyatakan, agar kita selalu ingat kepada para leluhur kita. “Makanya setiap tahun saat kita peringati hari jadi kota Gresik, kita selalu bersama-sama bersiarah kesini” kata Sambari.

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim juga menambahkan kegiatan ini mulai dari Sykuran di Giri Kedaton pada Minggu Malam, penobatan Sunan Giri, Kirab budaya, serta syukuran yang dilaksanakan pada Selasa sore di WEP, ini bagian dari Syiar Islam. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk menghormati leluhur kita.

Beberapa pendahulu kita yang sangat bersejarah yaitu Kanjeng Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Prapen dan kanjeng KRT Poesponegoro sebagai Bupati pertama. "Dengan penghormatan ini kami berharap berkah Allah. selain itu kami ingin mengajari masyarakat untuk bersyukur kepada Allah dan membangun kebersamaan"ujar Qosim. 
ARIFIN S ZAKARIA TEAM
Posted on : Senin, 09 Maret 2015 [0] comments Label: , , ,

MASYARAKAT MENYAKSIKAN KIRAB PRABU SATMOTO

by : komputer
Rekontruksi penobatan Prabu Satmoto (Sunan Giri) di Giri Kedaton siang ini diiringi hujan lebat, Senin (9/3/2015). 

Meski demikian, acara yang dihelat untuk memperingati hari jadi kota Gresik yang ke 528 ini berlangsung meriah. Masyarakat Gresik yang memadati tempat berlangsungnya kirab seakan tak surut meski hujan mengiringi. Rekontruksi penobatan Prabu Satmoto yang di lanjuti dengan kirab menuju pendopo Bupati Gresik, disutradarai oleh ahli sejarah Gresik dan juga Kyai, Kyai Haji Muchtar Jamil.

Bak pagelaran drama kolosal, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari - Qosim memimpin rombongan kirab. Keduanya berpakaian baju gamis warna putih bersurban dan mengenakan penutup kepala ala seorang Sultan Jawa jaman dulu. Sambari Qosim mengendalikan kuda kereta kencana, sementara didalamnya duduk isteri Sambari -  Qosim layaknya seperti seorang permaisuri. 

Sedangkan kereta kencana yang lain dinaiki anggota forpimda Gresik. Mereka yang naik kereta  kencana tersebut yaitu Ketua DPRD Gresik, Sekda Gresik, Komandan Kodim 0817 Gresik dan Kapolres Gresik. Dibelakang kereta kencana, tampak puluhan kendaraan hias beraneka bentuk. Mulai dari bentuk Kapal dagang tempo dulu (Kapalnya Nyi Ageng Pinatih), gapura kerajaan Giri, miniatur gedung. 

Beberapa kendaraan juga menghias kendaraannya berbentuk taman yang dilengkapi beberapa set sound system yang suaranya memecah keramaian penonton kirab. Kelompok seni dan tarian mengikuti dibelakangnya sambil memainkan atraksi baik itu tari, nyanyian, serta kesenian tradisional Pencak macan, reog, jaranan, tayub serta beberapa kesenian lain.

Menurut Bupati Dr. Sambari Halim Radianto,  kegiatan ini merupakan bagian dari promosi daerah. "Meski jauh dari sempurna, namun kami berharap agar masyarakat Gresik tahu sejarah Gresik terutama saat berdirinya Gresik yaitu tanggal 9 Maret 1487 sebagai penobatan Prabu Satmoto. Kami bertekad agar kegiatan yang bernapaskan Islam ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan" ungkap Sambari.

Tentang kegiatan ini, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim menyatakan kegiatan ini bagian dari Syiar Islam. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk menghormati leluhur kita yaitu Prabu Ainul Yakin. "Dengan penghormatan ini kami berharap berkah Allah. selain itu kami ingin mengajari masyarakat untuk bersyukur kepada Allah dan membangun kebersamaan"ujar Qosim. 

Melihat kemeriahan kirab budaya tersebut, Siti Kholifah (31) warga Klangonan menyatakan senang. Kirab yang diadakan setahun sekali ini tampaknya menjadi hiburan khusus yang paling ditunggu masyarakat sekitar Giri. Hal senada juga disampaikan Fuad warga Giri yang menyatakan dirinya senang mengikuti acara ini.“Saya sudah 4 kali mengikuti acara ini dan selalu mengabadikan kegiatan ini" ujarnya sambil jeprat jepert dengan kamera slr yang dia bawa.
Posted on : Sabtu, 07 Maret 2015 [0] comments Label: , , ,

BUPATI DAN KETUA DPRD GRESIK IKUT TURUN MEMANGKAS POHON

by : komputer

Kembali Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto terusik dengan cara pemangkasan pohon yang dilakukan di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Saat itu Bupati yang tengah melewati jalan itu pada Jum’at (6/3/2015) tiba-tiba menghentikan kendaraannnya tepat dijalan di mana ada pemangkasan pohon oleh PLN bersama Badan Lingkungan Hidup Gresik.

Sambari keluar dari kendaraan dinasnya. Melihat keadaan yang membahayakan karena ada di bawah pohon yang akan dipangkas, Kepala Badan Lingkungan hidup menyodorkan helm pengaman kepada Bupati. Saat itu, petugas penebangan pohon dari PLN dan BLH tengah melaksanakan pekerjaannya. “Stop-stop untuk yang itu jangan dipangkas, sebelahnya saja”ujar Sambari memberi komando.
Tak lama kemudian, kendaraan Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid juga melewati jalan itu. Sadar ada Bupati dan Kepala BLH ditempat itu, maka Hamid turun juga dan ikut membantu mengatur penebangan pohon di areal tersebut. “Biar saya ikut naik aja untuk bisa merapikan”ungkap Hamid semangat dan sudah menaruh kakinya di salah satu anak tangga tempat penebang pohon melaksanakan penebangan.
Melihat keadaan ini, kepala BLH Sumarno mencegah. “Gak usah pak kita ini sudah tua, liat dari bawah saja sambil mengatur yang diatas. Kita tunjukkan ranting mana yang akan di potong”ujar Sumarno member saran. Sesekali Sambari memerintah untuk memotong bagian ranting yang mana yang dipotong. “Yang besar itu dipotong pakai alat saja biar rapi” tukas Sambari.
Sampai beberapa saat Bupati Sambari dan Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Gresik Sumarno ikut membantu pemangkasan pohon di sekitar Jalan Wahidin Sudirohusodo. “Tolong diawasi terus pak Marno, agar pemotongannya lebih rapi” kata Bupati. “Jangan pangkas tapi keindahan harus di pertahankan” tambah Sambari lagi.
Seperginya Bupati dan Ketua DPRD, Sumarno mencoba menghitung pohon yang berhasil dipangkas pada hari itu,“Sudah 5 pohon yang terpangkas rapi”ujar Sumarno. Memang sejak beberapa saat terakhir, Sumarno selalu mengawal pemangkasan pohon yang dilakukan terutama di wilayah perkotaan. “Kami harus turun tangan karena pihak ketiga yang melaksanakan pemangkasan pohon PLN ternyata hanya menggunakan peralatan sederhana dan tenaganya cuma sedikit”, katanya.
Kepala BLH melalui kabag Humas, Suyono menyatakan, pada setiap pemangkasan pohon. Tim dari Bidang Keindahan BLH Gresik turun full team yaitu sebanyak 8 orang. Mereka dilengkapi dengan beberapa peralatan yaituskywalker dan chainsaw. Dari sisi pekerjaan, mereka tampak lebih berpengalaman dalam memangkas pohon yang tidak asal pangkas tapi lebih mengedepankan estetika.
Posted on : Selasa, 03 Maret 2015 [0] comments Label: , , ,

PNS BERPAKAIAN KHAS TRADISIONAL SAAT PERINGATI ULTAH GRESIK

by : komputer

Tak seperti biasanya, hari ini warna-warni busana karyawati Kantor Pemkab Gresik tampak mencolok saat melaksanakan apel pagi di Halaman kantor Bupati Gresik, Senin (2/3/2015).

Berbagai macam corak serta warna busana dikenakan oleh para karyawati yang sedang berbaris melaksanakan apel pagi. Ada yang berwarna merah, kuning, hijau, ungu, coklat serta berbagai warna ikut menghiasi lapangan tempat apel yang biasanya di dominasi satu warna yaitu warna kheki warna seragam khas PNS. Apel kali ini tak ada seragam, atau pakaian dinas harian (PDH).

Dalam rangka memperingatan Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik yang ke 41 dan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 528. Penampilan para Karyawati ini betul-betul sangat berbeda.  Perbedaan penampilan sangat tampak dan semakin menambah keanggunan manakala balutan kurosi (kudung sarung) khas Gresik berpadu dengan warna pakaian. Dengan Pakaian khas Gresik ini, khusus hari Senin ini seakan memberikan kesan berbeda. “Hari ini tampak indah, cantik-cantik dan feminin”, ungkap Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si saat memimpin apel pagi.

Tak hanya para karyawatinya, para karyawan laki-laki, juga diwajibkan berpakaian khas Gresik warna putih serta memakai terompah dan berpeci. Ada keseragaman warna yang dikenakan oleh karyawan laki-laki yaitu semuanya berbusana warna putih. Namun ada keleluasaan bagi karyawan laki-laki yang bukan pejabat yaitu memakai pakaian khas Gresik yang lain yaitu busana koko warna putih dan bawahan hitam serta wajib berkopiah.  

Kepala bagian Humas Suyono mengatakan pemakaian busana khas Gresik ini berlaku mulai hari ini sampai pada Rabu yaitu selama 3 hari kerja. Pemakaian seragam ini merujuk surat edaran Bupati Gresik nomer 025/200/437.31/2015 tertanggal 18 Pebruari 2015. “Ruang lingkup pemakaian busana khas Gresik ini mencakup seluruh PNS di wilayah Pemerintah Kabupaten Gresik” ujar Suyono.

Banyak rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada peringatan Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik yang ke 41 dan Hari Jadi Kota Gresik yang ke 528. Diantaranya kegiatan pertandingan olah raga, pagelaran busana adat manten khas Gresik, bazaar murah dan pameran ekonomi kreatif, kirab budaya, tasyakuran dan resepsi dan yang paling akhir akan ditutup dengan Istighotsah yang dilaksanakan pada akhir Maret.
Posted on : Selasa, 24 Februari 2015 [0] comments Label: , ,

Obyek dan Daya Tarik Wisata Pulau Bawean Gresik

by : komputer