Sebelumnya Menko Perekonomian Sofyan Jalil mengatakan, bahwa kenaikan harga beras terus terjadi sejak Oktober 2014 hingga kini. Sementara itu, produksi padi tahun 2014 menurun dari produksi padi, dan lebih rendah dibanding 2012.
“Defisit suplai beras terjadi bulan November 2014 hingga Februari 2015 dan stok beras turun signifikan,” jelas Sofyan.
Sementara Dirut Perum Bulog Lenny Sugihat mengatakan, selama tiga bulan ini, penyaluran raskin tidak berjalan lancar karena masalah administrasi. Ia menyebutkan, selama 3 bulan ini raskin yang seharusnya dikeluarkan sebanyak 232.000 ton setiap bulannya, baru dikeluarkan sebanyak 2 x 144.500 ton.
Rapat tentang stabilitas harga beras yang dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla itu diikuti oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), dan Kepala Badan Pusat Statistika Suryamin.
Tidak ada komentar: